
Fire damper adalah komponen penting dalam sistem HVAC yang berfungsi untuk mencegah penyebaran api melalui ducting saat terjadi kebakaran. Produk ini wajib dipasang pada jalur ducting yang melewati sekat tahan api (fire-rated wall/floor), demi memastikan keselamatan bangunan dan penghuninya.
Produk kami dirancang untuk memenuhi kebutuhan proyek skala kecil hingga besar, dengan pilihan ukuran standar dan layanan custom sesuai spesifikasi.





Ukuran: Tersedia ukuran standard dan custom
Material:
Finishing:
Fusible Link: 73°C
Operasi: Otomatis (non-motorized)
Sertifikasi: TKDN
Custom Made: Bisa dipesan sesuai ukuran dan kebutuhan proyek.
Tahan Api: Dilengkapi fusible link yang aktif saat suhu tinggi (standar 73°C / 165°F).
Bersertifikasi: Tersedia model bersertifikasi TKDN (tergantung permintaan)
Siap Proyek: Cocok untuk gedung perkantoran, rumah sakit, industri, dan pusat perbelanjaan.
Mudah Dipasang: Desain kompatibel dengan sistem ducting HVAC standar.
Pengiriman Cepat: Dukungan logistik untuk proyek di seluruh Indonesia
Gedung perkantoran dan komersial
Rumah sakit & fasilitas medis
Pabrik & area industri
Hotel & apartemen
Pusat perbelanjaan
Data Center
Fire Damper menutup secara otomatis ketika suhu mencapai titik 73°C. Penutupan ini dilakukan oleh elemen yang meleleh (fusible link) atau mekanisme termal lainnya yang menutup bilah damper, sehingga mencegah api dan asap berpindah ke ruangan lain. Produk ini sangat penting untuk menjaga keselamatan bangunan dan penghuni, serta memenuhi standar proteksi kebakaran yang berlaku. Dengan pemasangan yang tepat, produk ini dapat memperlambat penyebaran kebakaran dan memberikan waktu evakuasi yang lebih aman.
Sebagai pengaman utama dalam sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) untuk mengontrol penyebaran api dan asap melalui saluran udara. Ketika terjadi kebakaran, Fire Damper otomatis menutup untuk memblokir jalur asap dan api, sehingga membatasi kerusakan dan mencegah kebakaran menyebar ke area lain. Fungsi ini sangat penting dalam bangunan komersial dan industri, di mana sistem HVAC seringkali menjadi jalur penyebaran api yang cepat. Dengan Fire Damper, sistem ventilasi tetap berjalan normal dalam kondisi biasa, tetapi akan bertindak cepat saat kondisi darurat kebakaran terjadi, membantu menjaga keselamatan dan meminimalkan risiko kerugian.
Memilih Fire Damper yang tepat melibatkan beberapa faktor penting seperti ukuran saluran udara, rating kebakaran yang diperlukan, dan jenis bangunan. Pertama, sesuaikan ukuran dengan dimensi ducting agar pemasangan maksimal dan tidak mengurangi aliran udara. Kedua, perhatikan rating tahan api (misalnya 1 jam, 2 jam) sesuai dengan standar kebakaran yang berlaku di wilayah Anda dan kebutuhan proteksi gedung. Ketiga, pilih tipe yang cocok. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kemudahan perawatan dan kompatibilitas dengan sistem HVAC yang ada. Konsultasi dengan ahli proteksi kebakaran juga sangat dianjurkan untuk memastikan produk yang tepat dan aman.
Ya, Fire Damper memerlukan perawatan rutin untuk memastikan fungsinya tetap optimal saat keadaan darurat kebakaran. Perawatan meliputi inspeksi visual, pembersihan debu dan kotoran, serta pengecekan mekanisme penutup dan fusible link agar tidak macet atau rusak. Frekuensi perawatan biasanya setiap 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung regulasi lokal dan intensitas penggunaan sistem HVAC. Jika tidak dirawat dengan baik, bisa terjadi kegagalan fungsi saat kebakaran, yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni dan properti. Oleh karena itu, penting untuk menjadwalkan inspeksi rutin dan melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan pada komponennya.
Silakan kontak kami melalui tombol whatsapp yang terdapat di sisi kanan bawah halaman. Kami juga menyediakan layanan konsultasi gratis untuk membantu Anda memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan bangunan dan sistem HVAC Anda. Harga bervariasi berdasarkan ukuran yang dibutuhkan.