Straight Rectangular Duct HVAC

Straight rectangular reduct adalah segmen saluran udara lurus yang membentuk jaringan utama distribusi dalam sistem HVAC dari AHU ke setiap zona gedung. Interior halus meminimalkan friction loss, konstruksi diperkuat mempertahankan integritas di seluruh panjang jalur, dan sistem sambungan TDC/TDF memastikan instalasi yang cepat dan kedap udara. Custom ukuran dan panjang sesuai shop drawing, diproduksi dengan kualitas Jepang.

Konsultasi Sekarang Download Katalog


Tipe dan Spesifikasi Straight Rectangular Duct

Straight duct for HVAC system,
Straight Ducting Drawing

Material

Galvanized Steel (BJLS) • Stainless Steel • Steel • Aluminum

Finishing

Baking Paint • Zinc Chromate • Natural

Connecting

Flange • Sleeve • TDF

Ukuran

Standard • Custom

Apartemen

Rumah Sakit

Industri

Data Center

Butuh Spesifikasi Khusus?

Tim engineering kami siap membantu menentukan Straight Rectangular Duct yang tepat sesuai kebutuhan teknis proyek Anda.

FAQ

Apa itu straight duct dan apa perbedaan antara straight duct rectangular dengan spiral round?

Straight duct rectangular adalah duct berbentuk kotak persegi panjang dengan dimensi W×H yang dapat dikonfigurasi sangat flat untuk muat di ruang plafon terbatas. Ini adalah bentuk yang paling umum digunakan di Indonesia karena sebagian besar gedung komersial memiliki keterbatasan tinggi plafon. Sambungan menggunakan sistem TDC atau TDF yang memungkinkan instalasi modul yang cepat dan bisa dibuka kembali jika diperlukan modifikasi.

 

Sedangkan spiral round duct adalah duct berbentuk silinder dengan konstruksi helical dari lembaran logam yang dililitkan secara spiral. Konstruksi ini memberikan kekuatan struktural yang jauh lebih tinggi tanpa menambah ketebalan material, sehingga duct lebih kuat namun lebih ringan dari rectangular berukuran setara. Dari sisi aerodinamika, bentuk silinder memiliki hydraulic radius optimal yang menghasilkan friction loss lebih rendah dan efisiensi aliran lebih tinggi.

Menghitung ukuran straight duct adalah proses yang harus dilakukan dari titik terjauh sistem kembali ke AHU. Dimulai dari kebutuhan CFM setiap ruangan, dikumulasikan ke setiap percabangan, dan akhirnya menghasilkan CFM total yang harus dibawa oleh main trunk duct dari AHU.

TDC adalah sistem sambungan yang menggunakan frame logam berbentuk L yang dipasang di ujung setiap segmen duct. Kemudian dikunci dengan corner cleat di setiap sudut dan cleat strip di sepanjang sisi. TDC menghasilkan sambungan yang kuat dan dapat dibuka kembali 

TDF adalah versi yang lebih kuat dari TDC. Flange dikunci lebih rapat dan menghasilkan sambungan yang lebih rigid dan lebih kedap udara. 


Sleeve adalah sistem sambungan paling sederhana. Satu ujung duct slip ke dalam ujung duct berikutnya, kemudian dikunci dengan drive cleat. 

Untuk duct dengan sisi terpanjang sampai 300mm, ketebalan minimum 0,5mm (26 gauge) biasanya sudah memadai untuk tekanan rendah. Untuk sisi terpanjang 300–900mm, ketebalan 0,7–0,8mm (24 gauge) adalah standar umum. Untuk sisi terpanjang di atas 900mm, ketebalan 0,9–1,0mm atau lebih sering diperlukan, dan mungkin juga membutuhkan penguat (reinforcement) tambahan seperti rib atau tie rod untuk mencegah defleksi.

Frekuensi pembersihan ideal bergantung pada beberapa faktor:

  • kualitas filter di AHU (filter yang lebih baik mengurangi debu yang masuk ke duct).
  • kondisi lingkungan sekitar gedung (gedung di area industri berdebu membutuhkan pembersihan lebih sering).
  • Fungsi gedung (fasilitas kesehatan dan pendidikan memiliki standar IAQ yang lebih ketat).

    Sebagai panduan umum, sistem HVAC komersial dengan filter standar membutuhkan inspeksi duct setiap 2–3 tahun dan pembersihan setiap 4–5 tahun. Fasilitas kesehatan dan pendidikan setiap 2–3 tahun. Sistem dengan filter pre-filter yang buruk atau area berdebu setiap 1–2 tahun.

Related