Fabrikasi Elbow Duct dan Pemasangan Turning Vane: Jenis, Jarak, dan Cara Mengamankannya


Square Elbow Duct

Turning vane merupakan bilah lengkung tipis yang dipasang di dalam elbow duct untuk mengarahkan aliran udara melewati belokan. Meskipun ukurannya kecil dan posisinya tersembunyi di dalam duct, pemasangan yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak besar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa elbow tanpa turning vane mengalami pressure loss lebih dari dua setengah kali lipat dibandingkan elbow yang memiliki turning vane lengkap dengan jarak yang tepat. Selain itu, turning vane yang dipasang longgar dapat bergetar dan menimbulkan suara bising. Oleh karena itu, tim fabrikasi harus memastikan kualitas dan ketepatan pemasangan turning vane sebelum menutup dan menginsulasi duct.

Baca juga: Pengertian, Fungsi dan Jenis Damper dalam Sistem HVAC

Kapan Turning Vane Diperlukan?

Turning vane dipakai pada elbow bersiku (square throat atau mitered), yaitu elbow tanpa radius lengkung di sisi dalam dan luar, ketika ruang tidak memungkinkan elbow radius penuh. Prinsip umumnya: bila ruang cukup, elbow radius dengan radius sumbu sekitar 1,5 kali lebar duct lebih disukai, karena kehilangan tekanannya jauh lebih kecil dibanding elbow bersiku tanpa vane. Bila elbow bersiku tidak terhindarkan, vane menurunkan kehilangan tekanan secara drastis.

Besar penurunannya bervariasi antar produsen. Pengurangan pressure drop produk elbow ASTEM Air Solution Indonesia sekitar 50 hingga 75 persen untuk elbow 90° dengan memasang vane secara benar. Untuk desain, gunakan koefisien data produsen untuk fitting yang digunakan. Tentukan kebutuhan turning vane berdasarkan dimensi duct, sudut dan arah belokan, serta tipe sambungan.

Berapa Radius dan Jarak Antar Vane?

Pemasangan turning vane harus mengikuti jumlah dan jarak yang telah ditentukan, bukan sekadar menggunakan beberapa bilah. Pada ukuran kecil menggunakan sekitar 51 mm radius vane, jarak antarvane sekitar 38 mm, dan ketebalan pelat sekitar 0,70 mm. Sementara itu, pada ukuran besar, menggunakan sekitar 114 mm radius vane, jarak antarvane sekitar 83 mm, dan ketebalan pelat sekitar 0,85 mm.

Untuk vane double-wall, sumber pemasok menyebut jarak 2⅛ in (sekitar 54 mm) untuk vane 2 in dan 3¼ in (sekitar 83 mm) untuk vane 4 in. Jarak yang melebar melebihi acuan, atau satu vane yang dilepas, merusak kinerja aerodinamis elbow. Karena nilai tabel berbeda antar edisi dan jenis vane, periksa data yang berlaku untuk proyek.

Rail dan Pengikatan Vane

Pasang setiap vane pada rail (runner) di sisi masuk dan keluar elbow, lalu fiksasi rail tersebut ke dinding duct agar vane terpasang kuat dan tidak melayang.
- Rail dan vane yang terikat positif. Sebagian sistem menggunakan tab dan tombol pengunci sendiri (self-locking) atau snap-lock sehingga vane terikat permanen ke rail. Sebagian lain mengandalkan pengelasan titik pada vane dan rail.
- Panjang tanpa penyangga. Batasi panjang vane single-wall tanpa penyangga hingga sekitar 36 in (910 mm). Untuk duct yang lebih lebar, sambungkan vane atau tambahkan penyangga sesuai gambar kerja.
- Kecepatan udara tinggi. Sebagian produsen menyarankan pengelasan setiap vane keenam pada rail, atau penguatan tambahan, untuk duct dengan kecepatan di atas sekitar 1000 fpm (sekitar 5 m/s). Ini panduan produsen, bukan ketentuan baku, dan perlu dikonfirmasi pada sistem tersebut.
- Pengaman terhadap getar. Vane yang tidak terikat positif dapat bergetar atau terlepas seiring waktu, sehingga menimbulkan bunyi.

Penyelarasan Vane di dalam Elbow

Posisi vane sama pentingnya dengan jumlahnya.
- Sisi masuk sejajar dengan arah aliran. Ujung depan (leading edge) vane harus selaras dengan arah udara yang datang agar tidak menimbulkan benturan.
- Sisi keluar selaras dengan duct di hilir. Ujung belakang (trailing edge) tidak boleh mencuat ke aliran.
- Seluruh vane terpasang pada posisi dan jarak yang sama dari ujung ke ujung belokan, tanpa celah atau vane yang bengkok.
- Periksa sebelum duct ditutup. Vane yang sudah tertutup insulasi atau plafon tidak lagi dapat dikoreksi dengan mudah.

Elbow bukan tempat yang tepat untuk menempatkan damper di dekatnya. Turbulensi di hilir belokan memengaruhi kinerja dan kebisingan komponen berikutnya

Baca juga: 8 Masalah Umum Volume Damper dan Cara Mengatasinya

Artikel Terkait
Isi Artikel
Konsultasi Gratis
Butuh elbow ducting atau komponen HVAC custom? Tim teknis kami siap membantu.